Penderita ALS?

a-violin-with-broken-bow-658x325

Saya pasien ALS, bukan penderita ALS. Penderita ALS adalah orang-orang terdekat saya yang merasakan kesusahan dan kesulitan akibat saya terkena ALS. Merekalah yang paling menderita. Untuk itu saya memohon maaf, sekaligus berterimakasih.

With ALS one lives a slow death while at every tick of time watching how the body deteriorates, the mind withers, and the heart breaks. And all the while one manages to make oneself so despicable, that in the end the paramount pain: died unloved and misunderstood.

All I can say is I am truly sorry.

7 Responses to Penderita ALS?

  1. cyveir2219 says:

    Halo Ibu, just want say that we love you and try at out best not to misunderstood you :).

  2. alsnstars says:

    Thank you, my dear. May God bless and watch over you.

  3. Irin says:

    Salam kenal, suami saya juga divonis ALS pada Maret 2014. Gejala sdh mulai dirasakan dari tahun 2012, sesudah berobat ke berbagai tempat akhirnya divonis ALS. Saat ini sudah susah sekali utk berjalan (walaupun dg tongkat) dan sering jatuh.Bicara juga susah. Mohon ibu sharing bagaimana cara merawat penyandang ALS supaya dapat memperlambat proses kerusakan saraf dan memberikan kenyamanan Apakah ada supplement tertentu yang dapat membantu. TQ

    • alsnstars says:

      Ibu Irin yang baik,
      Terimakasih untuk mampir dan meninggalkan pesan di sini. Saya turut prihatin dan sedih mengetahui suami Ibu terkena ALS. Pasti berat sekali untuk seluruh keluarga.
      Izinkan saya menemani Ibu dalam doa. Semoga suami Ibu dapat bertahan dalam kondisi terbaik selama mungkin. Yang jelas Ibu sendiri juga harus menjaga kondisi ya Bu.

      Perawatan amat bergantung pada kondisi individual, yang amat bervariasi dari satu pasien ke pasien lain. Jika mungkin, usahakan fisioterapi yang dikerjakan oleh yang mengenal ALS, supaya otot dapat dipertahankan volumnya, kekuatanannya, dan kelenturannya.
      Anggota keluarga dapat membantu ini.
      Asupan makanan dan minuman juga harus dijaga, barangkali malah harus dilebihkan karena kebutuhan kalori yang besar.

      Saya sudah kirim email ke Ibu.

      salam,
      nana

  4. heru says:

    Salam kenal dan terima kasih Ibu sudah berbagi tentang ALS ini kepada kami dengan penuh semangat. Satu kata untuk anda, anda luar biasa. Salute..

  5. Henry says:

    Bagi siapa penderita ALS di kota medan yg memerlukan obat riluzole akan saya berikan secara cuma2.

  6. Yuliadi says:

    Salam kenal Ibu Nana.Saya Yuliadi saya juga divonis ALS pada Maret 2013. Gejala sdh mulai dirasakan dari tahun 2014, sesudah berobat ke berbagai tempat akhirnya divonis ALS. Saat ini sudah susah sekali utk berjalan (walaupun dg tongkat) dan sering jatuh.Bicara juga susah. Mohon ibu sharing bagaimana cara merawat penyandang ALS supaya dapat memperlambat proses kerusakan saraf dan memberikan kenyamanan Apakah ada supplement tertentu yang dapat membantu.
    Salam Yuliadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s